Kritik Sastra dari Cerpen Berjudul "Tangan Siapa" Karya Pingkan Hendrayana

   Cerpen berjudul "Tangan Siapa" karya Pingkan Hendrayana merupakan sebuah cerpen yang memiliki ide cerita menarik mengenai seorang gadis bernama Amira yang sedang berjalan menyusuri gang Gempol untuk membelikan pesanan ibunya. Namun di tengah perjalanan, Amira bertemu dengan seorang laki-laki, Sakti. 

    Sakti merupakan teman dekat Amira sedari duduk di bangku Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas. Ketika Amira melihat Sakti, ia teringat dengan usahanya yang sia-sia dalam mendapatkan hati seorang Sakti. Namun saat itu juga, Amira memutuskan untuk mendekati Sakti yang sedang berdiri bersama temannya dan sibuk dengan hpnya. 

    Amira mendekati Sakti lalu menyapanya. Teman Sakti menjauh sedikit dari mereka berdua, karena dia tahu bahwa Amira menyukai Sakti dari dulu. Amira dan Sakti mengobrol kecil di sepanjang jalan Gang Gempol. Di tengah perjalanan, hasrat Amira untuk memegang tangan Sakti. Ia memberanikan diri untuk melakukannya, namun hal itu tidak terjadi karena Sakti berjalan ke arah seseorang yang memanggilnya.  Amira sedih lalu dikejutkan ketika tangannya dipegang oleh seseorang dari arah belakang.

    Cerpen ini menggunakan majas yang indah namun juga perlu pemahaman untuk mengetahui maksudnya. Alurnya terasa singkat, hanya cukup sampai Almira dikejutkan oleh seseorang yang meraih tangannya dari belakang dan hal ini membuat pembaca harus menebak siapakah orang yang memegang tangan Almira di akhir cerpen. 

    Meski demikian, cerpen ini memiliki potensi untuk terus diperbincangkan sebab endingnya yang membuat bertanya-tanya. Dari judulnya pun membuat penasaran orang yang akan membacanya. Deskripsi latar dan suasananya sangat dekat seakan-akan pembaca bisa masuk kedalamnya.

    Saya berharap, cerpen ini memiliki cerita bersambungnya. Supaya tebakan-tebakan para pembaca bisa terjawab, dan meluaskan lagi kondisi perasaan dari seorang Sakti.

Komentar