Half of Soul


    KARYA : FARISA DWI NURLITA SARI

Bagian 1 : Alex kehilangan temannya sehingga ia tidak percaya kepada Tuhan

                Di kampung halaman Alex, terjadi peperangan antara masyarakat. Setiap hari selalu ada korban yang berjatuhan. Alex dan teman dekatnya ikut membantu peperangan ini. Ketika Alex sedang memanah, dirinya melihat teman dekatnya terhunus oleh anak panah dari musuh.

                Alex segera berlari kearah temannya itu kemudian memeluknya erat. Hatinya merasa hampa, keyakinannya terhadap Tuhan semakin berkurang. Alex merasa setiap doanya tidak didengar oleh Tuhan. Kemudian ia bergegas membantu menguburkan temannya itu lalu pergi tanpa arah.

Bagian 2 : Alex pergi ke rumah pamannya di desa

                Alex bagi ke arah utara di mana pamannya tinggal.  Alex hanya duduk di teras pamannya itu. Tak lama kemudian Paman Alex keluar dari rumah dan terkejut dan kondisi Alex. Pamannya langsung meminta Alex untuk mandi

                Setelah mandi Alex punn berganti pakaian milik pamannya. Paman menyiapkan makan malam untuk mereka berdua. Sehabis makan malam pun Alex hanya terdiam pamannya mencoba untuk menanyai apa yang terjadi kepada Alex, namun Alex menolak menjawab hanya terdiam.

Bagian 3 : Kegiatan Alex di desa diisi dengan berburu hewan di hutan

                Hari-hari Alex dijalani dengan berburu hewan di hutan. Seringkali ia membantu pamannya untuk berkebun. Namun, sesekali Alex menangis ketika memburu hewan buruan karena teringat dengan temannya yang tewas terpanah.

Bagian 4 : Alex bertemu dengan teman baru bernama Syna

                Ketika Alex sedang berburu ia bertemu dengan seorang gadis cantik. Alex yang malu-malu mengajaknya tu berkenalan gadis itu ternyata bernama Syna. Ia berasal dari desa sebelah ternyata Syna adalah orang dari ras Elf dan ia sudah berumur sekitar 1300 tahun sedangkan Alex masih berumur 17  tahun

Bagian 5: Karena sering bertemu mereka semakin akrab dan memendam perasaan satu sama lainS

                Semenjak pertemuan itu mereka berdua lebih sering bertemu ketika di hutan. Mereka berdua mulai bercerita antar satu sama lain hingga perasaan suka mulai muncul di benak keduanya.

Bagian 6 : Alex mendapat kabar ke tentang kedua orang tuanya yang telah meninggal dan ia semakin merasa hampa

                Saat pulang berburu Alex diberitahu oleh pamannya bahwa kedua orang tua. Alex telah meninggal akibat peperangan yang terjadi di kampung halamannya. Perasaan Alex sangat terpukul, lalu ia mengurung diri di dalam kamar. Ia merasa hidupnya sudah tidak ada artinya lagi.

Bagian 7 : Syna memberikan semangat kepada Alex dan menasehati agar kembali ke jalan Tuhan 

                Keesokan harinya Alex pergi untuk berburu lagi di jalan iya hanya ingin bertemu dan bercerita kepada Syna. Sesampainya di hutan Alex segera menemui Syna yang sedang memetik bunga telan.  Alex pun bercerita Syna memberi semangat untuk Alex dan memberi nasehat untuk selalu berdoa kepada Tuhan dan kembali kepada-Nya.

Bagian 8 : Alex menyangkal Sina lalu ia mulai pergi dari kehidupan Syna

                Alex sama dengan perkataan Syna mulai geram, ia membantah bahwa percaya kepada Tuhan sama saja tidak ada artinya. Syna kaget dengan jawaban Alex . Alex mulai beranjak dari tempat duduknya lalu kembali ke rumah. Mulai saat itu Alex menghindari untuk bertemu dengan Syna lagi.

Bagian 9 : Alex membentuk suatu pasukan untuk membalaskan dendam kepada presiden Clorida

                Diam-diam Alex mengajak remaja di desa itu untuk bergabung melawan presiden Clorida.  Para remaja juga tertarik untuk bergabung dengan aliansi tersebut. Mereka merencanakan taktik untuk melakukan pemberontakan kepada presiden Clorida.

Bagian 10 : Mata-mata pemerintah mengetahui aksi Alex lalu menahannya

                Markas Alex dikepung oleh para aparat mereka menyergap ke dalam. Lalu menangkap Alex karena dianggap sebagai otak aksi pemberontakan ini. Para anggota yang ada di dalamnya diperingati untuk membubarkan perihal ini.

Bagian 11 : Ketika di sel Alex diselamatkan oleh Syna

                Mendengar kabar Alex ditahan di sel Syna berusaha menyusup ke dalam sel untuk menyelamatkan Alex. Singkat cerita Alex dapat diselamatkan oleh Syna , Alex sangat terheran bagaimana Syna tahu semua hal seperti ini.

Bagian 12 : Karena kebaikan Sina Alex boleh menerima Sina kembali

                Alex bertanya bagaimana Syna bisa tahu bahwa dirinya ada di sini. Syna menceritakan apa yang terjadi dan dari mana dia tahu mengenai hal ini. Alex mulai luluh dengan kebaikan Syna. Mereka berdua kembali berbaikan dan pergi bersama.

Bagian 13 : Alex memimpin misi pemberontakan kembali

                Ketika Alex sudah kembal,i ia mulai mengumpulkan anggotanya lagi. Alex segera merencanakan misinya karena dia tahu setelah dirinya kabur dari sel pasti ia akan dicari lagi. Kali ini misi pemberontakan dibantu oleh Syna karena Syna mengetahui bagaimana seluk kondisi kota.

Bagian 14 : Mereka menyusup ke kota untuk mengepung gedung putih

                Segala cara telah didapatkan Alex dan aliansi bergerak menuju ke kota. Mereka tersebar di penjuru kota tampilan mereka pun dibuat seakan-akan seperti warga lokal.

Bagian 15 : Aliansi pemberontakan berhasil menyusun ke gedung putih

                Alex dan Syna berhasil mengelabui penjaga. Mereka berdua mendapat akses untuk keluar masuk gedung putih. Beberapa orang yang bertugas untuk masuk pun ikut masuk ke dalam.

Bagian 16 : Alex dan Syna mengapung ke ruangan presiden Clorida

                Alex dan sinar bergegas menuju tempat atau ruangan presiden Clorida. Mereka berdua melancarkan aksi untuk menghabisi para penjaga. Pertarungan mereka berdua dengan keempat penjaga terjadi sangat sengit. Namun mereka berdua berhasil mengalahkannya dan mendobrak pintu ruangan presiden Clorida.

Bagian 17 : Alex dan Syna berhasil memanah jantung presiden klorida hingga tewas.

                Presiden keluarga terkejut dengan keberadaan Alex dan Syna. Presiden Clorida segera menembakkan pistolnya namun terlambat, dada kiri presiden Clorida sudah terhunus oleh panah Syna. Ia pun tewas di tempat. Tiba-tiba salah satu penjaga yang ada di luar langsung melontarkan anak panah beracun ke arah Syna. Di situ Sina langsung lemas tak berdaya. Alex mencoba menyelamatkan Syna namun tidak berhasil, karena ras Elf bisa mati karena terkena racun.

Bagian 18 : Setelah kematian presiden koida dan tewasnya Syna yang bersamaan , Alex menyadari bahwa keyakinan terhadap Tuhan itu benar adanya

                Alex saat itu merasa hampa karena menurutnya bagian dari hidupnya telah hilang. Namun bayang-bayang Syna tetap mengingatkannya untuk tetap percaya pertolongan Tuhan itu pasti ada. Alex mencoba untuk tegar dan ikhlas dengan semua yang telah terjadi

Komentar